PURWAKARTA — Babinsa Desa Linggarsari Koramil 1902/Plered, Serka Sugiyono, meningkatkan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kebakaran dan kekeringan selama musim kemarau.
Koordinasi tersebut dilakukan untuk memperkuat kesiapsiagaan, pertukaran informasi, serta mempercepat respons apabila terjadi bencana di wilayah binaan. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus meminimalkan dampak yang mungkin ditimbulkan.
Dalam pelaksanaannya, Babinsa bersama unsur terkait membahas kondisi wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan air maupun kebakaran. Masyarakat juga diimbau untuk tidak membakar sampah atau lahan secara sembarangan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun kondisi yang berpotensi membahayakan lingkungan.
Serka Sugiyono mengatakan, komunikasi dan koordinasi lintas instansi perlu dilakukan secara berkelanjutan agar setiap potensi bencana dapat dideteksi dan ditangani sejak dini.
“Kami terus berkoordinasi secara melekat dengan BPBD untuk mengantisipasi potensi bencana selama musim kemarau panjang, khususnya kebakaran dan kekeringan. Sinergi ini penting agar langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, ” ujarnya.
Ia juga mengajak warga meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan serta menggunakan air secara hemat dan bijak.
“Masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran serta segera melapor kepada aparat desa, Babinsa, BPBD, atau unsur terkait apabila menemukan kondisi darurat. Kewaspadaan bersama sangat penting untuk mencegah dampak yang lebih besar, ” katanya.
Danramil 1902/Plered, Kapten Arm Wahyu Widodo, mengapresiasi kesiapsiagaan Babinsa yang aktif membangun koordinasi dengan BPBD.
“Kolaborasi lintas instansi merupakan langkah nyata dalam meningkatkan kewaspadaan serta memperkuat mitigasi terhadap ancaman kebakaran dan kekeringan di wilayah binaan, ” tuturnya.
Dandim 0619/Purwakarta, Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P., menegaskan komitmen jajarannya dalam mendukung pencegahan dan penanggulangan bencana.
“Kodim 0619/Purwakarta berkomitmen mendukung seluruh upaya pencegahan dan penanggulangan bencana. Saya menginstruksikan seluruh jajaran Babinsa untuk terus meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah, BPBD, dan seluruh elemen masyarakat agar dampak musim kemarau dapat diminimalkan, ” tegasnya.
Danrem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau harus menjadi perhatian seluruh aparat kewilayahan.
“Melalui sinergi antara TNI, pemerintah daerah, BPBD, dan masyarakat, kita dapat membangun sistem mitigasi yang efektif sehingga potensi kebakaran maupun kekeringan dapat dicegah dan ditangani secara optimal, ” ujarnya.
Melalui koordinasi tersebut, kesiapsiagaan seluruh unsur diharapkan semakin meningkat sehingga potensi kebakaran dan kekeringan dapat diantisipasi sedini mungkin. Masyarakat juga diharapkan berperan aktif menjaga lingkungan dan menyampaikan informasi secara cepat apabila terjadi kondisi darurat. (PERS)

Sugiyono