PURWAKARTA – Babinsa Koramil 1902/Plered, Sertu Suparman, melaksanakan monitoring penyaluran bantuan pangan berupa beras kepada masyarakat di Aula Desa Batutumpang, Kampung Cimerta RT 01/RW 001, Desa Batutumpang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Jumat (28/8/2026).
Kegiatan monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan proses penyaluran bantuan pangan berjalan tertib, lancar, serta diterima oleh masyarakat yang benar-benar terdaftar sebagai Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
Dalam penyaluran tersebut tercatat sebanyak 900 KPM, dengan masing-masing penerima mendapatkan bantuan beras sebanyak 30 kilogram per KPM untuk periode bulan Juli, Agustus, dan September.
Babinsa Desa Batutumpang, Sertu Suparman, mengatakan bahwa monitoring dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan pendampingan TNI kepada masyarakat sekaligus memastikan bantuan pemerintah dapat tersalurkan secara tepat sasaran.
“Kami melaksanakan monitoring untuk memastikan bantuan pangan berupa beras ini benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak sesuai dengan data penerima. Kami juga mengimbau agar proses penyaluran berlangsung tertib dan tidak terjadi penyimpangan, ” ujar Sertu Suparman.
Sertu Suparman menambahkan, kehadiran Babinsa di tengah masyarakat diharapkan dapat membantu menciptakan suasana yang aman, tertib, dan kondusif selama proses pembagian bantuan berlangsung.
Sementara itu, Danramil 1902/Plered, Kapt. Arm. C Wahyu Widodo, menegaskan bahwa Babinsa akan terus melakukan pendampingan terhadap berbagai program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
“Kami perintahkan para Babinsa untuk terus memonitor penyaluran bantuan kepada masyarakat di wilayah binaannya. Tujuannya agar bantuan dapat diterima oleh warga yang berhak dan pelaksanaannya berjalan aman, tertib, serta tepat sasaran, ” ungkap Kapt. Arm. C Wahyu Widodo.
Di tempat terpisah, Komandan Kodim 0619/Purwakarta Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P., menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dalam monitoring bantuan merupakan bagian dari upaya membantu pemerintah dalam memastikan program bantuan sosial berjalan dengan baik.
“Babinsa merupakan aparat kewilayahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, keberadaan Babinsa dalam monitoring penyaluran bantuan diharapkan dapat memberikan pengawasan sekaligus membantu memastikan bantuan pemerintah benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan, ” tutur Letkol Arh Fredy Jaguar.
Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han, juga menekankan pentingnya sinergi antara aparat kewilayahan dan pemerintah dalam mengawal program bantuan bagi masyarakat.
“Sinergitas antara TNI, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait sangat penting dalam mengawal setiap program bantuan masyarakat. Dengan pengawasan yang baik, diharapkan bantuan dapat tersalurkan secara transparan, tertib dan tepat sasaran, ” kata Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap.
Senada dengan hal tersebut, Pangdam III/Siliwangi Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., mengapresiasi peran jajaran Babinsa yang senantiasa hadir membantu masyarakat di wilayah binaannya.
“TNI melalui aparat kewilayahan akan terus hadir dan membantu masyarakat. Monitoring penyaluran bantuan pangan merupakan salah satu bentuk kepedulian sekaligus upaya mendukung program pemerintah agar manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat yang membutuhkan, ” tegas Mayjen TNI Kosasih.
Dengan adanya monitoring tersebut, diharapkan penyaluran bantuan pangan berupa beras di Desa Batutumpang dapat berlangsung secara tertib dan tepat sasaran, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat penerima.(PERS)

Dadan Wijaya